Selama ini banyak kalangan yang menganggap matematika sebagai ilmu yang sulit. Namun dalam pendidikan formal di lingkungan sekolah matematika sudah menjadi materi pokok yang penting untuk diajarkan. Bahkan, matematika dijadikan sebagai tolok ukur kelulusan siswa dengan diujikan dalam ujian nasional serta diajarkan di semua jenjang pendidikan dan jurusan. Sehingga, siswa “merasa” wajib menguasai ilmu matematika karena menjadi salah satu pintu kelulusan menuju jenjang sekolah lebih tinggi.
Akan tetapi, sebagian besar siswa menganggap matematika sebagai pelajaran yang sukar dan menakutkan, sehingga menjadi momok tersendiri bagi mereka. Padahal, matematika sangat berguna bagi semua orang dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pedagang, tukang kas, tukang parker, bahkan pengemis sekalipun  menggunakan matematika untuk menghitung penghasilan dari profesi mereka.
Selain itu, matematika merupakan kunci dari semua pelajaran sains, karena matematika merupakan dasar dari ilmu-ilmu lain, terutama ilmu yang berkutat dengan angka dan hitung-hitungan. Sehingga, belajar matematika secara tidak langsung juga membuka pintu bagi ilmu-ilmu eksak lainnya.
Permasalahannya sekarang adalah bagaimana cara belajar yang baik agar siswa tidak hanya mudah memahami matematika, tetapi juga mencintainya. Salah satu hal yang menjadi kendala untuk membuat agar matematika tidak lagi menjadi momok menakutkan bagi siswa terletak pada metode pembelajaran yang digunakan. Harus diakui, selama ini memang tidak mudah mengajarkan matematika kepada siswa. Perlu kesabaran dan kegigihan yang tinggi untuk memahamkan konsep-konsep matematika pada mereka.
Read more…
Advertisements